Kementerian Koperasi dan UKM Lindungi Koperasi Nasional Melalui UU Baru

13 December 2012 - 21:12

Koperasi sebagai organisasi bisnis yang dimiliki dan dioperasikan oleh seseorang demi kepentingan bersama mempunyai keunggulan komparatif dari perusahaan lain yang cukup besar mengingat koperasi mempunyai potensi kelebihan antara lain pada skala ekonomi, aktivitas yang nyata, faktor-faktor precuniary, dan lain sebagainya.

UU Nomor 17 tahun 2012 tentang koperasi yang baru diterbitkan pada 29 Oktober 2012 diharapkan dapat dikembangkan untuk memperluas lapangan kerja dan dengan melalui UU yang baru ini koperasi juga diharapkan dapat bersaing dengan usaha-usaha swasta lainnya.

Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM, Agus Muharram mengatakan, UU Nomor 17 tahun 2012 tentang Perkoperasian merupakan perpanjangan tangan dari ekonomi kerakyatan. “Salah satu alat untuk melindungi koperasi adalah UU Nomor 17 tahun 2012 tentang perkoperasian mengingat jumlah koperasi yang semakin bertambah, kurang lebih 92.000” katanya pada pertemuan Bakohumas sekaligus membuka forum tersebut di Audiotorium Kementerian Koperasi dan UKM, Kamis (13/12). Dalam kesempatan yang sama Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM menambahkan, “humas sebagai garda terdepan dalam memberikan arus informasi kepada masyarakat, diharapkan dapat mengangkat peran koperasi kepada masyarakat, sehingga koperasi bisa semakin kuat bahkan dapat mengalahkan peran dari bank”.

Sejalan dengan Agus Muharram, Hendra Purnama selaku Ketua Harian Bakohumas Pusat menghimbau bahwa Bakohumas sebagai wadah kehumasan baik pemerintah dan lembaga diharapkan dapat berperan aktif dalam mengkomunikasikan semua kebijakan-kebijakan pemerintah untuk dapat disampaikan kepada masyarakat “Bakohumas diharapkan tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, namun diharapkan juga dapat menjadi ajang bertukarpikiran mengenai hal-hal strategis demi kemajuan bangsa dan negara”, katanya. (riski-bhs)